Senin, 25 Maret 2013

Masa Orientasi Siswa



CAST : ALL member SS501
            ALL member INFINITE
            Lee hyuk jae / eunhyuk
            Leeteuk
            Lee donghae
Author : Kim LA
---------------------------------------------------------------------------------------------------------

       haaaiiii :D Kim LA dengan FF baru. sebenernya ini udah pernah tayang sih di FP tapi kini FF ini hadir di blog.
      Kalo ada typo sorry sorry hehehehe yoo lahh

-------------------------------------------------------------------------------------------------------


Salah satu sekolah di korea “kirin art school” sedang mengadakan Masa Orientasi Siswa baru. Banyak orang yg ingin masuk ke sana tapi tentunya tak mudah. Namanya juga “kirin ART school” otomatis yg masuk sana harus punya kemampuan seni yang tinggi seperti para senior yang akan mengorientasi juniornya. Yap mereka BB SS501 dan Leeteuk. Mereka adalah senior yg paling di takuti disana. Bukan di takuti karna mereka jago bertarung tapi karena mereka memiliki tingkat kesenian yg sangat tinggi. Meeka kini di haruskan meng-orientasi siswa bernama. Sunggyu, Dongwoo, Woohyun, Hoya, Sungyeol, L, Sungjong, Donghae, dan eunhyuk. Dan asal di ketahui siswa yg di orientasi oleh senior tadi juga bukan siswa sembarangan mereka juga memiliki kreatifitas seni yang tinggi.
Hari pra-MOS. Kelompok orientasi sudah berkumpul di aula. Setelah semua berkumpul barulah SS501 dan Leeteuk keluar.
“kalian semua apakah sudah siap untuk menjalani MOS besok?” tanya Leeteuk
“sssssiiiiaaapppp” para siswa menjawab serentak
“jika kalian siap dengarkan kami. Kami akan membagi kelompok.” Sambung kyu jong
“kelompok Infinite Sunggyu, Dongwoo, Woohyun, Hoya, Sungyeol, L, Sungjong, Donghae, dan eunhyuk. Kalian akan kami ketuai.” Sambung YS
“dan sisanya tunggu senior kalian datang. Untuk kelompok Infinite ikuti kami.” Kata Jungmin
Merekapun pergi menuju ruangan meninggalkan siswa yg tersisa di aula.
“duduklah dengan tertib. Kami akan memberi tahu apa yg perlu kalian bawa.” Teriak Baby joon
“pertama atribute kalian. Kalung terbuat dari bagian-bagian gitar.” Kata Leeteuk
“sunbae apa maksudnya?” tanya donghae
“itu yg harus kalian pecahkan. Dan yg kedua gelang dari bagian bass. Dan untuk sepatu. Gunakan sepatu bermerek bintang.”
“apakah ada?” bisik eunhyuk
“jangan bicara jika kami belum suruh.”
“neeee” jawab mereka serentak
“tadi untuk atribute kalian dan sekarang adalah barang yg akan kalian bawa. Saeng katakan.” Perintah Leeteuk pada YS
“1. Kalian harus membawa cacing keriting lengkap denga lumpurnya. 2. Kalian harus bawa buah kesebelasan sepakbola “perwira enam” 3.kalian harus bawa “air anak desa sebelah” itu perlengkapan untuk kalian makan.” Kata YS
“dan ini perlengkapan untuk di kumpulkan untuk malam inagurasi. 1.air Lee Jeong Hoon 2.pakaian park ji sung 3.pakaian kim hyun joong.” Sambung jungmin
“dan itu di bawa besok ok?” Leeteuk melanjutkan
“ne sunbae.” Jawab mereka serentak
“sekarang kami akan perkenalan diri. Aku Leeteuk aku paling senior di antara mereka tapi aku bukan ketua osisnya aku hanya wakil 2.” Kata Leeteuk memperkenalkan diri
“aku Youngsaeng aku adalah sekertaris.”
“aku jungmin aku adalah wakil sekertaris.”
“aku kyu jong bendahara”
“dan aku hyung jon tapi kalian harus memenggilku dengan sebutan baby joon karna ketua osis kami namanya sangat mirip denganku.”
“sunbae mianhe, aku ingin bertanya kemana ketua osisnya. Mengapa dia tak hadir ?” tanya L
“dia datang tapi tak bisa menemani kita di sini untuk sebuah alasan yg takkan kalian mengerti.” Jawab kyu
“baiklah karena persiapan telah usai kalian boleh segera pulang. Dan kembali besok pagi.” Sambung Leeteuk.
                                                            ***
Saat malam harinya grooup INFINITE telah berkumpul di rumah Eunhyuk. Semua berdecak kagum dengan kerapihan rumah Eunhyuk.
“sudahlah jangan kagum berlebihan. Ayo kita pecahkan semuanya.” Kata Eunhyuk
“kau yakin kami boleh pecahkan semua?” tanya woohyun sambil melihat ke segala sudut
“bukan barang-barang rumahku tapi teka-teki ini.”
Semuannya menghela nafas tanda mengerti.
“pertama cacing keriting degan lumpurnya. Apa maksudnya?” tanya Eunhyuk
“mungkin ramen.”
“ahh benar ramen kan kenyal dan keriting seperti cacing dan kuahnya yg kental seperti lumpur.” L menjelaskan
“ok selanjutnya air anak desa sebelah. Ada-ada saja kita kan tinggal di kota tak ada desa.” Kata Hoya
“namja pabo. Maksudnya itu ADES.” Jawab Donghae sambil menjitak pelan kepala hoya
“ok next buah kesebelasan “perwira enam” apa itu?” tanya dongwoo
“oh aku tau buah persix.” Jawab Hoya
“nah itu kan pintar.”
“hehehe biar aku suruh pelayanku yg beli semuanya untuk 9 orang siap.” Kata Hoya
“ne, kini atribute kalung gitar dan gelang bass?” L bertanya-tanya
“itu maksudnya kita harus menggunakan senar sebagai talinya dan pengatur senar sebagai liontinnya. Begitu juga dengan bass” jawab Sunggyu
“ahh baik aku yg akan buatkan.” Jawab L
“sepatu merk bintang?” kini Donghae yg bingung.
“all stars.” Jawab Eunhyuk
“ahh kami punya.” Jawab mereka serentak.
“nah kini tinggal yg untuk malam inagurasi. Air Lee jeong Hoon ahh dia kan artis manamungkin membuat minuman.” Kata sungyeol menggaruk kepala
“ohh mungkin air dengan foto LJH.” Jawab Hoya
“Oh ok akan ku akalkan. Selanjutnya pakaian park ji sung dia pemain bola bukan model.” Kata L
“mungkin seragam sepak bola. Baik aku yg bawa.” Jawab sung jong
“nah ini lagi pakaian Kim hyun joong dia kan penyanyi.” Eunhyuk kembali bingung
“dia kan model pakaian hangten.” Jawab L
“kau benar baik aku yg akan bawa.” Jawab Eunhyuk
Setelah beres mereka kembali pulang dan bersiap-siap
                                                            ***
“semuanya segera berkumpul di lapangan.”
Terdengar suara namja berteriak menggunakan speaker tapi namja tersebut tak menunjukkan dirinya. Setelah semuanya berkumpul barulah keluar para senior. Dan lagi-lagi sang ketua osis tak menampakkan batang hidungnya.
“apa kalian sudah menggunakan atribute kalian? Jika sudah yg merasa group kalian kami yg mengawasi ikut kami.” Teriak Leeteuk dan langsung berjalan di ikuti dengan SS501 dan para juniornya.
Sampailah mereka di sebuah ruangan. Dan ruangan tersebut tidak kosong ada namja berseragam sama seperti para seniornya. Saat mereka masuk namja yg terduduk di kursi paling belakang merapatkan topinya hingga wajahnya tak terlihat.
“siapa dia? Mengapa seperti itu?” bisik L pada hoya.
“entahlah tapi sepertinya dia senior kita.” Jawab Hoya
“jangan banyak bicara jika ingin masuk. Masuklah dan cepat duduk jika kalian banyak bicara kalian akan terlambat pulang hari ini.” Teriak Jungmin
Mereka semuapun masuk dan langsung duduk di kursi yg di sediakan.
“pertama kami akan memeriksa atribute kalian dulu.” Kata YS
“apa yg kalian bawa untuk kalung?” tanya baby
“kalungnya terbuat dari senar dan pengatur senar gitar.” Jawab sungjong
“bagus kalian benar, slanjutnya untuk gelang tentang bass.”
“sama seperti kalung hanya saja kami mengantinya dengan senar bass dan pengatur senar bass.” Jawab L
“kalian benar lagi dan sepatu bagaimana?”
“merek all star kan?” tanya Eunhyuk
“ne, sejauh ini kalian benar mari kita lanjutkan dengan barang bawaan kalian.” Lanjut Kyujong
“1. Cacing keriting lengkap dengan lumpur?” tanya YS
“mie ramen kuah pedas.” Jawab hoya
“2. buah kesebelasan sepakbola “perwira enam”?”
“buah persix.” Jawab Eunhyuk
“3. air anak desa sebelah”
“ADES” jawab L
“ok kalian benar lagi kita lihat apakah yg selanjutnya kalian benar?” tanya Jungmin sinis
“. 1.air Lee Jeong Hoon. Apa yg kalian bawa?” tanya Leeteuk
“ini air mineral dengan foto Lee jeong hoon.” Donghae memberi air dengan foto LJH yg di tempel di botolnya.
“hahaha sudah kuduga kalian pasti salah. Yg kami maksud adalah ‘pocari’ model iklannya kan LJH.” Jawab baby sambil tertawa
“ahh selanjutnya pakaian park ji sung. Apa yg kalian bawa?”
“kali ini pasti benar. Kami bawa pakaian sepak bola. Dia kan pemain bola.” Jawab sungjong
“pabo maksud kami adalah pakaian training / olahraga.” Kata Leeteuk sedikit membentak.
“teuki jangan marah mereka tidak sepenuhnya salah kan. Lagipula seragam sepakbola juga adalah seragam olahraga.” Namja yg duduk di belakang membela group INFINITE.
“ahh kau ini.” Teuki menghela nafas
“mianhe hyung tapi memang begitu kenyataannya.” Jawab namja itu tetap dengan menunduk
“baik kalian benar selanjutnya pakaian kim hyun joong.”
“kami bawa pakaian hangten.” Jawab dongwoo
“ahh maksud kami itu pakaian ganti tidak mesti hangten.”
“tapi kan yg penting pakaian.” Jawab sunggyu
“bagaimana hyung?” tanya YS pada namja di belakang.
“mianhe kalian salah kami tak butuh merk yg kami butuhkan arti.” Jawab namja tersebut
“aku mulai kesal padanya.” Bisik eunhyuk pada L.
“karena kalian salah 2 maka kalian harus mendapatkan tanda tangan ketua osis kami dan foto dengannya.” Kata kyu jong
Semuannya pun langsung bingung karena sampai detik ini ketua osis nya belum terlihat batang hidungnya. Semuanya ragu akan hukuman yg di berikan.
“tenang kalian di beri waktu hingga MOS berakhir.  Jika kalian tidak mendapatkannya kalian terpaksa kami hukum lebih berat.” Jungmin sedikit mengancam
“apa hukumannya?” tanya woohyun
“mencari tau semua tentang ketua osis.” Jungmin tersenyum
Setelah itu MOS berjalan normal seperti MOS pada umumnya. Kini waktunya istirahat mereka pun berdiskusi untuk mencari tau bagaimana wajah sang ketua osis.
“kita harus keruangan osis dan melihat strukturnya di sana pasti ada fotonya.” Seru eunhyuk
“kau benar ayo kita kesana.” Ajak donghae
Merekapun pergi menuju ruangan OSIS. Kabetulan ruangan itu kosong mereka langsung melihat ke arah papan organisasi.
“Kim Hyun Joong.” Seru mereka bersamaan
“mwo jadi dia sekolah disini?” seru Eunhyuk
Tiba-tiba pintu ruagan terbuka dan mereka langsung bersembunyi di bawah meja rapat yg memang tertutup.
“keluar dari bawah meja. Cepat jika kalian tidak keluar kalian akan ku hukum.” Teriak seorang namja
Merekapun buru-buru keluar dari bawah meja. Dan berdiri membanjar menunduk tak berani melihat wajah namja yg memergoki mereka. Sementara itu namja tersebut mengunci pintu ruangan hingga membuat mereka tambah gemetar.
“ada urusan apa kalian kemari?” tanya namja tersebut
“ka..ka..kami di suruh minta tandatangan dan foto bersama ketua osis.” Jawab hoya tergagap
“lalu kalian mengendap-endap masuk ruangan osis? Memangnya kalian tak ada cara lain?”
“jika kami bertanya pada sunbae lain kami yakin takkan di beritau dan kami memutuskan untuk melihat siapa nama ketua osis dan wajahnya.” Kini L juga menjawab
“tak bisakah meminta izin?”
“mianhe sunbae ini semua salahku ini adalah ideku.” Kata Eunhyuk tetap tertunduk
“kalian 1 team kan?”
“ne sunbae.” Jawab mereka kompak
“jadi tak hanya 1 yg akan di hukum solidaritas kalian harus ada jadi jika 1 salah semua salah.”
“ne, sunbae.” Jawab mereka kompak
“apakah kalian sudah tau nama ketua osis?”
“ne?.....” hae kaget dan menatap namja itu
“apakah kalian sudah dapat nama ketua osis?”
“sunbae kau Kim Hyun Joong ketua osis itu.” Jawab donghae
“memang iya kau tak percaya?”
“mianhe sunbae, kami telah lancang memasuki ruangan sunbae dan bicara tidak sopan pada sunbae.”
“kalian merasa bersalah?”
“ne sunbae.”
“berarti kalian harus di hukum. Hukmannya mudah cari tau siapa namja yg ada di kelas kalian tadi? Aku heran mengapa dia ada di sana harusnya kan yg mengawasi kalian itu aku tapi mengapa ada dia?”
“sunbae, kau tau darimana?” tanya sunggyu
“semua ruangan ada CCTV manamungkin aku tak tau.”
“ne, sunbae tapi jika kami berhasil mengetahui siapa dia kau harus memberi kami tandatangan dan foto.” Dongwoo mengajukan permintaan
“ne akan ku pertimbangkan sekarang kalian keluar dari ruangan ini.”
Hyunjoong membuka pintu dan merekapun keluar.
                                                            ***
Saat malam harinya mereka kembali berkumpul di rumah Eunhyuk.
“heh kalian sudah tau belum kalau jadwal MOS di ubah?” tanya L pada semuanya
“belum, memangnya berubah bagaimana?” tanya donghae
“MOS bukan 3 hari tapi 2 hari dan yg ku dengar malam ini tepat jam 11 malam kita harus berkumpul di sekolah.” Jelas L
“mwo?”
Mereka semua kaget. Mereka menghawatirkan hukuman dari Leeteuk CS. Dan juga dari Hyunjoong.
                                                            ***
Tepat pukul 11 malam mereka telah sampai di sekolah dan mereka langsung masuk kelas dan bertemu dengan Hyun joong sendirian di dalam kelas tersebut dan duduk di belakang.
“hyung? Apa yg sedang kau lakukan?” Eunhyuk mulai bertanya
“ahh kalian telah sampai. Hmm aku ada di sini untuk menebus kesalahanku pada kalian.” Jawab Hyun joong
“kesalahan ? kami tak mengerti. Bukankah yg salah kami hyung?”
“ne, aku salah karena aku harusnya mendampingi MOS kalian. Tapi aku justru bersantai di ruang OSIS dan kini aku akan mendampingi kalian. Oh ya aku punya 1 sayarat. Karena aku yg mendampingi kalian jadi kalian harus menuruti apa kataku.”
“itu sudah pasti hyung.”
Merekapun mulai mengeluarkan beberapa barang yg akan di gunakan untuk keperluan mereka tidur. Sementara itu Hyunjoong malah asyik membaca buku di kursi dan sangat cuek pada INFINITE. Tanpa sengaja Eunhyuk melirik dan jadi memperhatikan Hyunjoong. Cukup lama Eunhyuk memperhatikannya. Dan sepertinya Hyunjoong mulai menyadari bahwa ia diperhatikan. Dengan mata tetap tertuju pada buku Hyunjoong menegur Eunhyuk.
“mwo? Apa aku sangat tampan hingga kau memandangku seperti itu?” tanya Hyunjoong dengan PD
“ahh mianhe hyung aku tak sengaja melihatmu.”
“mungkin dia menyukaimu hyung.” Seru Hoya yg langsung di jitak oleh Hyuk pelan
“enak saja, aku ini normal tau.” Eunhyuk membela diri
Hj hanya tersenyum tanpa melihat ke arah mereka. Malam semakin larut tanpa di sadari INFINITE hj sebenarnya telah keluar dari ruangan itu dan kini sedang berada di depan pintu membawa gitar.
“loh hyung kau bukankah tadi di sini?” tanya sunggyu
“anio aku telah keluar dan mengambil gitar ini tadi. Kalian terlalu sibuk membereskan maka dari itu tak melihatku.”
“hyung apa kau pandai bernyanyi?” tanya hoya
“yaa!! Pabo namja jika dia tak pintar bernyanyi dia tak mungkin masuk ke sini.” Sunggyu menjitak kepala hoya
“ne, aku bisa bernanyi kalian ingin mendengarnya?”
“bolehkah hyung?”
Hj langsung bernyanyi. Dia menyanyikan lagu milik panic “waiting” semuanya ikut bernyanyi. Tak terasa jam telah menunjukkan pukul 00:00 tapi mereka belum tertidur sampai akhirnya hj menyuruh mereka tidur agar besok mereka tak bangun kesiangan. Merekapun tidur di lantai sedangkan hj tidur di kursi hanya menggunakan pakaian biasa dan topi. Eunhyuk bangun karena ingin ke toilet ia pergi ke toilet dan saat masuk menatap Hj.
“namja ini sepertinya aku pernah lihat. Hmm tapi di mana?” batin Eunhyuk seperti pernah melihat namja tersebut.
Eunhyuk teringat dengan namja yg ada di belakang saat mereka MOS.
“jadi dialah orang itu. Ahh bagaimana aku bisa bilang kalau itu dirinya pasti dia takkan mengaku. Ahh lebih baik ku foto saja.”
Eunhyuk pun memotren hj setelah itu dia kembali tidur.
                                                            ***
Pagi ini sangat cerah rombongan INFINITE masih terlelap hingga akhirnya ada yg mengguyur mereka dengan air. Merekapun bangun dengan seketika merekapun bangun.
“mengapa hingga jam segini belum bangun?” teriak Leeteuk
“mianhe sunbae.” Jawab mereka kompak
“siapa yg mengawasi kalian?”
“hyun joong sunbae.”
“Hyun joong? Kemana dia tak ada.”
“semalam sunbae tidur di kursi tapi entah kemana sekarang.” Jawab woohyun
“aku di sini. Hey mengapa kalian basah kuyup begitu?” tanya Hyunjoong
“kau yg mengawasinya?” tanya leeteuk
“ne, wae?” jawab hj sambil meneguk teh nya
“mengapa kau tak membangunkannya?”
“sebelum kau marah aku yg ingin bertanya padamu. Jam berapa kau menyuruh mereka kemari?”
“jam 11 malam. Wae?”
“mereka di sini untuk menjadi seorang yg ahli dalam bidang seni bukan untuk militer. Jika kau ingin mereka bangun pagi suruh mereka datang jam 7 dan tidur jam 9.”
“tapi hyun mengapa kau membelanya?”
“aku tak membela. Kau lupa yg kita awasi saat orientasi adalah siswa emas seperti kita. Mereka butuh istirahat agar bisa menciptakan karya yg sangat bagus.”
“tapi...”
“kau juga semalam kemana? Bukankah yg harus menjaganya adalah kau? Aku kan juga harus mengontrol yg lain tapi karna kau tak ada aku menjaga mereka. Mianhe hyung bukan aku tak sopan padamu tapi aku di sini tak membela siapapun.”
“ne, kau benar aku yg salah. Mianhe aku akan keluar dulu mengontrol yg lain.”
“anio jangan minta maaf padaku. Mintala maaf pada mereka.”
“ya!! Pabo. Mereka adalah juniorku manamungkin senior meminta maaf pada junior.”
“hyung ku ini namja atau yeoja? Seorang namja harus berani mengakui kesalahannya. Walaupun itu pada juniornya.”
“hyunjoong kau ini selalu benar. Pantas saja semua yeoja menyukaimu. Baiklah. Untuk group INFINITE mianhe.”
“kau tulus tidak?”
“ne aku tulus.”
“bagaimana apa kalian memaafkannya?”
“ne sunbae kami memaafkannya.” Jawab INFINITE kompak.
                                                            ***
Pukul 12:00 sudah tiba waktunya makan siang semua peserta makan di aula sedangkan para osis di ruangan mereka. Tapi di depan para peserta terlihat Leeteuk makan berhadapan dengan peserta.
“sunbae mengapa kau makan disini?” tanya Hoya
“aaaiiisshhh sudah kau diam saja jangan banyak bertanya habiskan saja makananmu.” Leeteuk marah
Tiba-tiba Leeteuk terdiam dan berhenti makan seperti mengingat sesuatu.
(Flashback)
Setelah Leeteuk meminta maaf pada juniornya Leeteuk dan Hyunjoong pergi ke rung osis.
“hyung mianhe atas perkataanku tadi.” Hyunjoong meminta maaf
“gwanchana, apa yg kau katakan itu benar.”
“hyung mianhe . tapi kau jangan pernah membentak mereka lagi. Atau menghukum fisik.”
“wae?”
“mereka akan menjadi seniman Entertaint bukan akan menjadi kuli bangunan. Hukum mereka dg hukuman yg membuat otak seni mereka bekerja. Jadi ku harap jangan melakukan hal aneh lagi atau kau akan ku hukum. Dan karena tadi pagi kau sudah menyalah gunakan wewenang kau ku hukum makan bersama dengan mereka di aula.”
“wah..wah.. kau tega sekali Hyun.”
“mianhe hyung tapi itu peraturan yg ku buat dan kalian semua menyetujuinya.”
“ne,, aku tak mau membuatmu jadi tidak taat aturan akan ku kerjakan.”
(Flashback end)
                                                            ***
Pukul 14:00 mereka sudah berada di dalam kelasnya masing-masing Leeteuk datang dengan ke-4 member SS501.
“kemana Hyung mu? Dia sudah menampakkan diri tapi tak mau bergabung dengan kita.” Tanya Leeteuk
“Hyung sedang di lantai atas.” Jawab YS
“untuk apa dia di sana?”
“sini mendekat.” Kata jungmin “ada masalah dengan hatinya.” Jawab jungmin berbisik
“ahh pabo namja. Yasudah kalian hari ini adalah batas hukuman kalian. Ingat ya batasnya sampai malam inagurasi selesai.” Leeteuk berbicara biasa tanpa bentak
“tumben sekali dia baik?” L bingung
“aku rasa dia di omeli oleh Hyunjoong sunbae.” Tebak sunggyu
“hey jangan mengurusi sifat orang kita harus bergerak cepat untuk hukuman ini jika gagal kalian tau kan hukumannya lebih berat. Meminta tanda tangan dan fotonya saja susah apalagi semua tentang dia.” Donghae khawatir
“iya juga kau benar.” Semuannya mengangguk kcuali Eunhyuk dia hanya tersenyum
Para senior itu kluar dan membiarkan group INFINITE berdiskusi
“kau kenapa senyum seperti itu?” tanya Hoya pada Eunhyuk
‘aku sudah tau siapa namja itu. Ahahahaha.” Jawab Hyuk sambil tertawa dan yg lainnya juga ikut tertawa.
INFINITE dengan segerea pergi ke atas ternyata Hyunjong ada di sana. Hyunjoong berdiri di pinggir atap dengan kedua tangan dimasukkan kedalam saku celana lalu berdiri mematung.
“sunbae kami tau.” Teriak INFINITE
Hyunjoong hanya menoleh sebentar dan menatap mereka dengan tatapan sayu lalu kembali menatap depan tanpa arah
“kenapa dia? Apa ada masalah?” tanya woohyun bingung
“ahh sudahlah ayo kita beritahu dia tentang ini dan kita terbebas dari hukuman.” Kata Eunhyuk
Saat hyuk akan mendekat Hyunjoong yg lebih dulu berjalan ke arah mereka.
“mana ponsel kalian?” tanya Hj membuat bingung mereka
“buat apa Sunbae?” tanya dongwoo
“kalian harus berfoto denganku bukan? Dan keluarkan kertas aku akan menandatanganinya.”
Semuannya menatap tak percaya. Karena tak mau berlama-lama Hj pun melangkah pergi tapi INFINITE menghalanginya dan merekapun mendapatkan foto dan tanda tangan.
                                                            ***
Ini adalah saatnya malam inagurasi sebelum semuannya berkumpul menuju aula INFINITE harus menyerahkan hukuman mereka. Leeteuk dan 4 member SS501 tak percaya dengan ini karena Hj di kenal sebagai Leader OSIS yg tak mau memberi bantuan pada Juniornya. Bahkn jika di bandingkan dengan Leeteuk Hj lah yg paling keras dan kasar. Tapi entah mengapa belakangan ini Hj menjadi aneh.
“baik kalian tak jadi ku hukum tapi tadi Hyunjoong memintaku agar kalian tampil menggantikannya malam ini.” Seru Leeteuk
“mwo??” jawab Infinite kompak
“ne, dia harusnya bernyanyi malam ini entah mengapa tiba-tiba dia tak mau bernyanyi dan menyuruh kalian yg bernyanyi tapi kalian di haruskan menggunakan lagu sendiri. Dan harus 2 lagu.”
“mustahil dalam waktu kurang dari 2 jam kami harus mencipytakan 2 lagu?” tanya sungjong kaget
“ne, dan kalian harus menampilkan yg terbaik. Jika tidak HJ pasti akan malu besar.”
                                                            ***
INFINITE bingung bukan main dia harus menyiapkan lagu sekaligus gerakan. Akhirnya mereka membagi tugas Eunhyuk, sungjong, L, hoya, dan Woohyun membuat koreo dan sisanya membuat lagu. Saat mereka sedang mengerjakan dengan serius tiba-tiba masuk seorang yeoja cantik.
“mianhe mengganggu aku di suruh Teuki oppa mengatakan bahwa waktu kalian tak banyak.” Kata yeoja tersebut lalu pergi.
Semua berfikir siapa yoeja tersebut. Tiba-tiba eunhyuk berkata
“dia pasti yoeja chingu leeteuk sunbae. Sudahlah kajja kita latihan.”
Mereka latihan kurang dari 30 menitsetelah itu mereka pergi ke aula dan mulai tampil. BE MINE & SORRY-SORRY yg mereka tampilkan mendapat pujian dari para senior dan peserta lain. Tak hanya INFINITE yg tampil SS501 walaupun tanpa Hyunjoong mereka juga tampil dan menyanyikan lagu andalan mereka yg slow tapi sangat berarti bagi fans. “GREENPEAS” Leeteuk tak tampil dia sibuk dengan yoeja cantik yg tadi.
                                                            ***
“aaaaaahhhhhh akhirnya kita bisa memakai seragam resmi ‘Kirin ART School’ walaupun kemarin kita sempat kena hukuman dan hari melelahkan.” Kata Hoya sangat semangat
“ne, dan kini jalan kita untuk menjadi seniman akan segera terwujud di sekolah ini.” Eunhyuk juga semangat
“good bye Masa Orientasi Siswa and KIRIN ART SCHOOL I’M COMMING.”
Teriak mereka bersamaan sambil berlari menuju gerbang sekolah dengan kencang.

----------------------------------------------------------------------------------END------------------------------------------------------------------------------

Selasa, 14 Agustus 2012

Lovers In Seoul (Part IV)


Di rumah Ji hyun ada beberapa orang tak dikenal masuk rumah. Ji hyun yang baru datang sangat kaget begitu juga Hyun joong.
“selamat malam apa benar ini rumah keluarga Lee?” tanya salah satu dari mereka
“be..be..benar. kalian ini siapa ya?” tanya Ji hyun ketakutan
“oh kalau begitu perkenalkan kami dari perusahaan Yoonsan group aku president directur nama ku Yoon jaeman, dan mereka adalah asisestenku.”
“maaf tuan tapi ada apa kalian malam-malam begini? Oh iya sebelumnya silahkan duduk.”
“iya terimakasih, kami malam ini datang untuk membicarakan bisnis, bisa kami bertemu dengan Presedir Lee jeong hoon?”
“aku mohon maaf sekali tapi ayahku sedang tidak ada di korea saat ini, beliau masih berada di America.”
“lalu kalau nyonyya park shin joo ada?”
“ibuku juga tidak ada.”
“hmm kalau begitu noona Lee Ji hyun apa dia ada?”
“kalau Ji hyun itu aku sendiri.”
“oh baik kalau begitu. Aku ingin mengurusi kontrak dengan LJH group. Bagaimana kau baca saja dulu proposalnya baru pertimbangkan.”
“mianhe tapi aku tidak bisa aku tidak mengerti hanya appa dan eomma yang mengerti.”
“tapi bukankah kau penerusnya?”
“appa memang berencana begitu tapi aku tidak mau dan aku pun takkan pernah mau.”
“baiklah kalau begitu kami permisi dulu kalau appa dan eomma mu telah kembali kabari kami ya?”
“baik maaf aku tidak bisa membantu.”
Orang-orang itupun pergi dan kini hanya tinggal Ji hyun dan Hyun joong.
“hei aku ingin tanya tadi kau bilang kau tak mau mengurusi bisnis. Wae ?” tanya Hyun joong
“kau ini seperti tidak tahu saja jawabanya? Aku ini anak muda yang tidak mau mengurusi hal-hal orang tua.”
“aku yakin bukan itu jawabannya.”
“Aku ini wanita jika aku bekerja dan jika aku menikah nanti siapa yang akan mengurusi anakku? Kalaupun aku di paksa bekerja aku akan bekerja dengan caraku sendiri”
“pemikiranmu panjang juga, ya sudah lagipula sudah malam aku pamit pulang dulu, jaga dirimu aku pulang ya.”
Hyun joong pun pulang tapi Hyun joong melupakan sesuatu yaitu tasnya yang tertinggal di sofa. Keesokkan paginya saat Ji hyun akan keluar Ji hyun melihat tas Hyun joong. Di saat yang bersamaan juga Hyun joong datang.
“Hyunjoong-ssi tas mu tertinggal semalam dan ada di sini.”
“jinja? Syukurlah aku lupa semalam karna terburu-buru”
                                                                                                ***
“hei kalian tunggu.” Teriak seseorang
“mwo, siapa kau?” tanya Hyun joong
“aku Jung min. Park jung min. Oh iya ku dengar temanmu ini jago main basket ya, hmm ku harap kau mau bermain untuk klub basket kami.”
“nugu?? Aku?? Pasti aku mau manamungkin tidak. Kapan kita berkumpul. Oh iya namaku Lee ji hyun.”
“besok siang kita mulai latihan.”
“ya sudah kalau begitu kami pulang dulu ya, permisi.” Pamit Ji hyun
“cepat sekali kau dapat teman sedangkan aku temanku hanya dirimu.” Kata Hyun joong lesu
“hei kau tak boleh pesimis seperti itu, tenang saja walaupun aku sudah dapat teman kau juga tetap temanku.”
“hei kau tunggu..” teriak seseorang lagi
“hei.. ada apa?” tanya Ji hyun
“kenalkan namaku Kim kyu joong, aku ketua taekwondo di sini apa ada yang berminat untuk masuk taekwondo?”
“aku mau, kapan latihan?” jawab Hyun joong
“nanti sore kau bisa?” tanya Kyu joong
“pasti bisa. Gamshamnida”
“apa yang ku katakan kau pasti dapat teman.” Kata Ji hyun
“kau benar, hmm nanti sore kau bisa tidak temani aku?”
“bisa.. lagipula aku tidak biasa sore di rumah.”
                                                                                      ***
16:00 waktu seoul. Hyun joong dan Ji hyun telah sampai di universitas.
“hei Hyun joong kau datang juga.” Sapa Kyu joong
“manamungkin aku tidak datang.” Jawab Hyun joong
“baiklah ayo berkumpul,, hmm tapi mianhe tidak untuk wanita.”
“anio,, aku hanya mengantarnya lagi pula aku ke mari hanya ingin menonton kalian latihan saja.” Jawab Ji hyun
Hyun joong pun pergi latihan sedangkan Ji hyun menontonnya. Hingga tiba-tiba ada yang mengagetkan Ji hyun.
“annyeong, bolehkah aku duduk di sini?” taya seorang namja
“silahkan,,”  jawab Ji hyun
“kenalkan namaku Kim young saeng, aku adik Kyu joong. Kalau namamu?”
“aku Lee ji hyun.”
“kau kekasihnya Hyun joong ya??”
“anio, aku hanya temannya selama di america.”
“oh kau juga lulusan dari SMU di amerika? SMU apa?”
“california high school”
“aku juga dari sana tapi mengapa aku tak pernah mengenalmu. Kau pernah mendapatkan prestasi.”
“ya, prestasi terkhirku adalah mendapatkan nilai kalulusan tertinggi daripada tahun sebelumnya, dan menjuarai basket antar SMU.”
“bukankah nilai tertinggi itu di pegang Hyun joong?”
“aku meraihnya bersama dengan Hyun joong.”
Hyun joong yang sedang latihan melihat Ji hyun dengan pria lain dan merasa marah hingga tidak konsentrasi sehingga ia tertendang oleh Kyu joong.
“Hyun mianhe aku terlalu serius.” Kyu joong meminta maaf.
Sambil berlari mendekat. “kau tak apa-apa?” tanya Ji hyun
“sepertinya aku tidak bisa lanjut karna kepalaku pusing maaf telah mengecewakan kalian.” Kata Hyun joong sambil berjalan pergi.
“aku permisi dulu.” Kata Ji hyun sambil berlari mengejar Hyun joong
“ayo kita pulang aku lelah.”
“Hyun ada apa denganmu mengapa kau begini?”
“gwanchana. Kalau ku bilang pulang ya pulang aku lelah.”
“terserah kau saja lah.”
“memang seharusnya begitu, karna aku yang mengendarai motornya.”
                                                                                      ***
Saat malam hari tiba-tiba Hyun joong merasakan suhu tubuhnya meningkat.